Sejarah Puspa Jaya

Ketut Pasek

Puspa Jaya merupakan perusahan keluarga yang bergerak di bidang Jasa Transportasi Darat Bus asal Lampung. Pendiri Puspa Jaya adalah Bapak Ketut Narya yang merupakan seorang transmigran asal Pulau Bali yang bekerja sebagai pegawai negeri saat itu (Guru Sekolah Rakyat). Bp Ketut Narya mengikuti program transmigrasi pada tahun 1963 dikarenakan terjadi peristiwa erupsi Gunung Agung di wilayah kampung halamannya di Karangasem, Bali dengan tujuan Provinsi Lampung. Setibanya di Lampung, Bapak Ketut Narya beserta rombongan menuju daerah Way Kanan, membuka lahan dan mendirikan perkampungan.

Pada tanggal 31 Oktober 1978, Bapak Ketut Narya memulai usaha Angkutan Bus yang bernama Puspa Sari (dengan persetujuan PT. Puspa Sari di Bali) bertempat di Kabupaten Way Kanan, Propinsi Lampung. Usaha diawali dengan satu armada bus dengan trayek Banjit, Way Kanan ke Rajabasa, Bandar Lampung.

Seiring meningkatnya kebutuhan perjalanan masyarakat Lampung,  Pada Tahun 1989 menjadi tonggak rintisan untuk rute lintas Lampung – Jawa yaitu antara lain Yogyakarta dan Solo dengan layanan Bus kelas Ekonomi.

Pada tahun 1992 estafet kepemimpinan dilanjutkan oleh putra pertama bapak Ketut Narya yaitu Ketut Pasek. Pada era kepemimpinan Bapak Ketut Pasek, dimulai meritis usaha Angkutan Bus secara mandiri dan mendirikan Perusahaan Transportasi Bus dengan nama Puspa Jaya serta membuka pelayanan Bus Non Ekonomi (AC) dan mulai mengembangkan rute ke beberapa daerah di Lampung dan Jawa Timur.

Pada tahun 2000an, Puspa Jaya mengembangkan sayap usahanya di bidang jasa pelayanan Bus Pariwisata.

Sampai saat ini, Moda transportasi yang dilayani Puspa Jaya Group adalah Bus AKAP ( Antar Kota Antar Provinsi ) dan Bus Pariwisata.